Memuat berita

Nasional

AHY Tinjau Renovasi MTsN Bogor Capai 95%, Pemerintah Siapkan Rp4 Triliun untuk Rehabilitasi 1.397 Madrasah

Devi Sry Atmaja · 23 Juni 2026 · 15:18 WIB · 2 dibaca
AHY Tinjau Renovasi MTsN Bogor Capai 95%, Pemerintah Siapkan Rp4 Triliun untuk Rehabilitasi 1.397 Madrasah

Foto: Dok. Kementrian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan

Bogor – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres rehabilitasi dan renovasi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kota Bogor yang kini telah mencapai 95 persen. Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan keagamaan di seluruh Indonesia.

Melalui program ini, pemerintah menargetkan rehabilitasi dan renovasi 1.397 madrasah tsanawiyah di seluruh Indonesia dengan total anggaran sekitar Rp4 triliun. Program ini diharapkan dapat mengatasi berbagai permasalahan infrastruktur sekolah yang selama ini menghambat proses belajar mengajar.

AHY menegaskan bahwa penguatan infrastruktur pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul. "Penguatan infrastruktur pendidikan dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui penyediaan fasilitas belajar yang aman, nyaman, dan memadai. Pemerintah berharap dapat mencetak generasi yang unggul, berkarakter, serta siap mendorong kemajuan Indonesia," ungkap AHY saat meninjau lokasi.

Dalam peninjauannya, AHY melihat langsung perubahan signifikan di MTsN Bogor. Ruang kelas yang lebih modern, laboratorium, perpustakaan, sarana ibadah, serta sanitasi yang memadai menjadi fokus utama perbaikan. Fasilitas yang lebih baik ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan siswa dan guru dalam proses pembelajaran.

Rehabilitasi massal madrasah tsanawiyah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memeratakan akses pendidikan berkualitas, khususnya di lembaga pendidikan berbasis agama. Program ini juga sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045, yang menjadikan pengembangan SDM sebagai prioritas utama.

AHY menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari kontraktor, dinas pendidikan, hingga pemerintah daerah. Ia juga meminta agar semua pihak terus bekerja cepat dan menjaga kualitas agar target nasional dapat tercapai tepat waktu.

“Dengan progres yang sudah mencapai 95% di salah satu lokasi percontohan seperti Bogor, diharapkan seluruh madrasah yang menjadi target dapat segera rampung dan siap digunakan untuk tahun ajaran baru,” tambahnya.