Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajak Warga Ungkap Penjual Tramadol dan Miras Ilegal, Siapkan Hadiah
BANDUNG – Setelah sebelumnya menggelar sayembara bagi warga yang membantu menangkap pelaku begal, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam memberantas tindak pelanggaran hukum. Kali ini, Dedi menyerukan partisipasi publik untuk mengungkap praktik penjualan obat keras jenis tramadol serta peredaran minuman keras ilegal yang masih marak di berbagai daerah di Jawa Barat.
Masyarakat diminta mengunggah atau melaporkan informasi terkait penjual maupun lokasi peredaran obat keras dan minuman keras ilegal melalui media sosial. Menurut Dedi, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat keras dan minuman keras ilegal yang dinilai dapat merusak masa depan anak-anak dan remaja di Jawa Barat.
Sebagai bentuk apresiasi, Dedi menyiapkan hadiah bagi warga yang memberikan informasi yang dapat ditindaklanjuti oleh aparat. Ia berharap keterlibatan masyarakat dapat membantu pihak berwenang mempersempit ruang gerak para pelaku peredaran obat keras dan minuman keras ilegal di wilayah Jawa Barat.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi juga sempat menggelar sayembara bagi warga yang berhasil membantu melumpuhkan pelaku begal maupun kejahatan jalanan lainnya dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian dalam keadaan hidup. Program tersebut sempat menjadi perhatian publik karena menawarkan hadiah hingga puluhan juta rupiah. Pendekatan serupa kini diterapkan untuk memerangi peredaran tramadol dan miras ilegal, dengan harapan partisipasi warga semakin memperkuat penegakan hukum di Jawa Barat.