Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang, Wamentan Siap Lepas Jabatan

Memuat berita

Nasional

Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang, Wamentan Siap Lepas Jabatan

Devi Sry Atmaja · 25 Juli 2026 · 00:42 WIB · 2 dibaca
Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang, Wamentan Siap Lepas Jabatan

Foto: Kompas.com/Syakirun Ni'am

JAKARTA

“Kalau sudah menjadi Kepala BGN, tentu saya akan melepas jabatan Wamentan. Tidak boleh rangkap jabatan,” ujar Sudaryono kepada wartawan, Rabu (22/7).

Pergantian kepemimpinan di tubuh BGN terjadi setelah Nanik S Deyang mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Prabowo. Pemerintah menyebut keputusan tersebut berkaitan dengan kondisi kesehatan yang membuat Nanik perlu fokus menjalani pemulihan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, Presiden Prabowo segera mencari pengganti karena tugas BGN dinilai sangat strategis dan tidak dapat mengalami kekosongan kepemimpinan. Salah satu tugas utama lembaga tersebut adalah memastikan keberlanjutan program prioritas pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penunjukan Sudaryono disebut tidak terlepas dari pengalamannya dalam mengikuti proses perumusan program MBG sejak awal. Pemerintah menilai Sudaryono memahami konsep, strategi, hingga kebutuhan teknis dalam pelaksanaan program tersebut. Selain itu, latar belakang Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian menjadi salah satu pertimbangan penting. Program MBG membutuhkan dukungan sektor pertanian, terutama dalam memastikan ketersediaan bahan pangan yang berkualitas dan berkelanjutan. Dengan posisi barunya sebagai Kepala BGN, Sudaryono akan menghadapi tantangan besar untuk memperkuat tata kelola lembaga sekaligus memastikan program pemenuhan gizi masyarakat berjalan sesuai target pemerintah.

BGN merupakan lembaga yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo. Pergantian pimpinan diharapkan tidak mengganggu jalannya program yang menyasar peningkatan kualitas gizi masyarakat tersebut. Sudaryono menegaskan kesiapannya untuk melanjutkan pekerjaan yang telah berjalan dan memastikan BGN tetap fokus pada pelayanan publik. Pergantian kepemimpinan ini menandai babak baru bagi BGN dengan tantangan besar di depan mata, mulai dari penguatan koordinasi, pengawasan program, hingga memastikan manfaat program gizi benar-benar dirasakan masyarakat.