Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI di Malang, Tekankan Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan Nasional

Memuat berita

Nasional

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI di Malang, Tekankan Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan Nasional

Devi Sry Atmaja · 18 Juli 2026 · 14:54 WIB · 2 dibaca
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI di Malang, Tekankan Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan Nasional

Foto: Dok. BPMI

Malang – Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Panen Raya dalam rangka TNI Mendukung Ketahanan Nasional di Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini menjadi simbol konkret komitmen pemerintah bersama TNI-Polri dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan gerakan nasional yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Ia mengapresiasi tinggi keterlibatan TNI dan Polri yang terlibat langsung mendukung sektor pertanian melalui panen raya tebu, padi, dan kedelai yang digelar serentak di 43 titik di seluruh Indonesia.

“Ketahan pangan merupakan gerakan nasional yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa,” ujar Presiden Prabowo.

Prabowo juga menekankan peran strategis TNI dan Polri sebagai “anak kandung rakyat” yang harus selalu hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, kesulitan yang dihadapi rakyat juga menjadi kesulitan bersama yang harus dirasakan dan diatasi oleh TNI serta Polri.

“Kita harus selalu hadir di tengah masyarakat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan yang juga harus dirasakan dan dihadapi oleh TNI serta Polri bersama-sama,” tegasnya.

Acara panen raya ini tidak hanya menampilkan hasil panen melimpah dari berbagai komoditas strategis, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara militer, kepolisian, petani, dan pemerintah daerah. Presiden berharap kegiatan serupa dapat terus digulirkan di berbagai daerah untuk mewujudkan swasembada pangan yang mandiri.

Kehadiran Presiden Prabowo di lokasi panen raya ini mencerminkan prioritas pemerintah saat ini dalam bidang ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Dengan kolaborasi yang solid, Indonesia diharapkan mampu menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga pangan dunia.

Acara ini turut dihadiri oleh pejabat tinggi TNI, Polri, serta perwakilan petani dari berbagai wilayah, semakin memperkuat semangat gotong royong dalam membangun ketahanan nasional.