Bimbel Rp150 Ribu Jadi Primadona di Yogyakarta, Orang Tua Rela Antre dari Subuh hingga Menginap

Memuat berita

Nasional

Bimbel Rp150 Ribu Jadi Primadona di Yogyakarta, Orang Tua Rela Antre dari Subuh hingga Menginap

Devi Sry Atmaja · 03 September 2026 · 21:00 WIB · 2 dibaca
Bimbel Rp150 Ribu Jadi Primadona di Yogyakarta, Orang Tua Rela Antre dari Subuh hingga Menginap

Foto: Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo

YOGYAKARTA — Harga pendidikan yang terjangkau membuat sebuah bimbingan belajar (bimbel) di Kota Yogyakarta mendadak menjadi primadona para orang tua. Bimbel bernama Exist yang berada di sebuah gang di Jalan Gayam, Gondokusuman, Yogyakarta, diserbu antrean orang tua yang ingin mendaftarkan anak mereka. Pemandangan antrean panjang terlihat saat pendaftaran dibuka pada Selasa (1/9). Demi mendapatkan tempat belajar untuk buah hati, sejumlah orang tua bahkan rela datang sejak dini hari hingga menginap di sekitar lokasi. Antusiasme tersebut tak lepas dari biaya bimbingan belajar yang relatif murah. Untuk mengikuti bimbingan satu mata pelajaran, orang tua cukup mengeluarkan biaya sekitar Rp150 ribu per bulan. Nominal tersebut dinilai cukup terjangkau, terutama bagi keluarga yang ingin memberikan tambahan pembelajaran kepada anak tanpa harus mengeluarkan biaya pendidikan yang besar.

Bimbel Exist menawarkan sejumlah mata pelajaran yang umum dibutuhkan siswa. Mulai dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Matematika, Bahasa Indonesia, hingga Bahasa Inggris tersedia bagi para peserta didik. Beragam pilihan mata pelajaran tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi orang tua. Anak dapat memperoleh pendampingan belajar tambahan di luar jam sekolah dengan biaya yang relatif ringan. Besarnya minat masyarakat membuat proses pendaftaran menjadi momentum yang cukup ramai. Para orang tua datang dari berbagai waktu untuk memastikan anak mereka memperoleh kesempatan mengikuti program bimbingan belajar.

Yang menarik, antusiasme pendaftar tidak hanya terlihat dari panjangnya antrean. Sejumlah orang tua bahkan memilih menginap di sekitar lokasi agar tidak kehilangan kesempatan mendaftar. Sebagian lainnya datang sejak subuh dan langsung mengambil posisi dalam antrean. Mereka rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan layanan bimbingan belajar dengan tarif yang dianggap ramah di kantong. Fenomena tersebut memperlihatkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan tambahan yang berkualitas sekaligus terjangkau. Bagi sebagian orang tua, biaya Rp150 ribu per mata pelajaran per bulan menjadi alternatif yang lebih realistis dibandingkan harus membayar biaya bimbingan belajar dengan tarif yang jauh lebih tinggi.

Kehadiran Bimbel Exist menjadi gambaran bagaimana faktor biaya masih menjadi pertimbangan penting bagi keluarga dalam memilih layanan pendidikan tambahan untuk anak. Dengan biaya yang relatif terjangkau dan pilihan mata pelajaran yang cukup beragam, tidak mengherankan jika pendaftaran bimbel tersebut mendapat sambutan besar. Antrean orang tua hingga rela datang sejak subuh bahkan menginap menjadi pemandangan tersendiri di Jalan Gayam, Gondokusuman. Di tengah meningkatnya kebutuhan siswa untuk mendapatkan pendampingan belajar tambahan, keberadaan bimbel dengan tarif terjangkau seperti Exist menjadi alternatif bagi orang tua yang ingin membantu meningkatkan kemampuan akademik anak tanpa membebani pengeluaran keluarga.

Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa akses terhadap pendidikan tambahan yang terjangkau masih menjadi kebutuhan besar masyarakat, khususnya bagi orang tua yang menginginkan fasilitas belajar tambahan bagi anak-anak mereka.