Emak-emak Berani di Aek Kanopan Geruduk Barak Diduga Sarang Narkoba, Video Viral Picu Penggerebekan Polisi
Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara – Keberanian seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, menuai apresiasi luas dari masyarakat. Tanpa rasa takut, ia mendatangi langsung sebuah barak yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika di lingkungannya, merekam kejadian tersebut, dan menyebarkan keresahannya melalui video yang kini viral di media sosial.
Dalam rekaman video yang beredar luas sejak akhir pekan lalu, perempuan tersebut terlihat dengan tegas mendatangi lokasi di Lingkungan II Kampung Baru. Ia merekam sebuah rumah mewah beserta barak di sampingnya sambil menyebut nama terduga pelaku, "Si Uki" beserta pasangannya, yang diduga mengelola tempat tersebut sebagai lapak narkoba yang beroperasi 24 jam.
“Ini rumah bandar sabu ya Si Uki. Suami istri bandar sabu. Ini lapaknya di samping rumahnya di Kampung Baru,” ujarnya lantang dalam video, sembari mempertanyakan mengapa aktivitas tersebut masih dibiarkan berlangsung tanpa penindakan dari aparat.
Saat perekaman berlangsung, terlihat beberapa pria di dalam barak sedang bermain kartu dengan musik diputar keras. Namun, mereka langsung panik dan berhamburan keluar begitu menyadari kehadiran kamera. Aksi ini mencerminkan kepedulian mendalam terhadap lingkungan dan generasi muda yang rentan terpapar bahaya narkoba.
Video viral tersebut langsung mendapat perhatian serius dari pihak berwenang. Polsek Kualuh Hulu dibawah koordinasi Polres Labuhanbatu segera melakukan penggerebekan pada Selasa malam (23 Juni 2026). Melalui kegiatan Grebek Sarang Narkoba (GSN), personel gabungan melakukan penyisiran menyeluruh di lokasi.
Dari hasil penggerebekan, petugas menemukan delapan alat hisap (bong) dan satu buah mancis yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika. Meski tidak ada pelaku yang diamankan pada saat itu, aparat langsung membongkar dan membakar habis barak tersebut agar tidak lagi dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengungkap jaringan dan pelaku yang terlibat.
Kapolsek Kualuh Hulu dan jajaran Polres Labuhanbatu menyatakan komitmen penuh untuk memberantas peredaran narkoba di wilayahnya. Respons cepat ini menjadi bukti bahwa laporan masyarakat, terutama yang disuarakan secara terbuka, dapat mendorong tindakan nyata dari penegak hukum.
Aksi emak-emak ini mendapat sambutan positif dari netizen. Banyak yang menyebutnya sebagai "the power of emak-emak" dan contoh nyata kepedulian warga terhadap masalah sosial. Di tengah maraknya kasus narkoba yang sering kali membuat masyarakat enggan melapor karena takut, keberanian satu ibu ini menjadi inspirasi.
“Di tengah banyaknya warga yang memilih diam karena takut atau merasa tidak berdaya, seorang ibu di Aek Kanopan justru berani menyuarakan keresahannya,” tulis salah satu akun media yang memberitakan peristiwa ini.
Peristiwa ini juga menyoroti pentingnya peran serta masyarakat dalam pemberantasan narkoba. Narkotika bukan hanya masalah hukum, melainkan ancaman nyata terhadap generasi muda, keluarga, dan ketertiban sosial. Keberanian melapor, meski dengan risiko, dapat menjadi pemicu perubahan di tingkat lokal.
Hingga saat ini, identitas lengkap emak-emak pahlawan tersebut belum diungkap secara resmi demi keamanannya, tetapi ia dikabarkan bersyukur atas respons cepat polisi dan berharap pemberantasan narkoba terus dilakukan secara tuntas.