Gunung Merapi Kembali Aktif: Awan Panas Guguran Luncur 2 Kilometer ke Barat Daya

Memuat berita

Nasional

Gunung Merapi Kembali Aktif: Awan Panas Guguran Luncur 2 Kilometer ke Barat Daya

Devi Sry Atmaja · 13 Juli 2026 · 14:38 WIB · 2 dibaca
Gunung Merapi Kembali Aktif: Awan Panas Guguran Luncur 2 Kilometer ke Barat Daya

Foto: Dok. BPPTKG.

Yogyakarta

Menurut BPPTKG, awan panas guguran terjadi sekitar pukul 05.09 WIB dengan jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah hulu Kali Krasak dan hulu Kali Boyong. Data pengamatan menunjukkan amplitudo maksimum mencapai 19,52 milimeter dengan durasi 109,99 detik. Potensi bahaya saat ini meliputi sektor selatan hingga barat daya, di mana guguran lava dan awan panas berpotensi mencapai Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer dari puncak, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 kilometer. Sementara di sektor tenggara, potensi bahaya mencakup Sungai Woro maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer dari puncak. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas di kawasan-kawasan rawan tersebut.

Meski mengalami peningkatan aktivitas berupa awan panas guguran, status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga). BPPTKG terus melakukan pemantauan intensif dan mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepala BPPTKG menyatakan bahwa masyarakat di sekitar Merapi diminta tetap tenang namun tidak lengah, menghindari aktivitas di daerah aliran sungai yang berpotensi terdampak material vulkanik, dan selalu mengikuti informasi resmi dari BPPTKG.

Aktivitas Gunung Merapi yang kerap mengeluarkan lava pijar dan awan panas menjadi pengingat bagi warga yang tinggal di lereng gunung untuk selalu siap siaga menghadapi ancaman bencana alam. Pemerintah daerah setempat bersama BPPTKG terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga dan memantau perkembangan terkini.