Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur dari Kabinet demi Jadi Ketum PBNU

Memuat berita

Nasional

Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur dari Kabinet demi Jadi Ketum PBNU

Fazlur Rahman · 31 Agustus 2026 · 00:44 WIB · 5 dibaca
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur dari Kabinet demi Jadi Ketum PBNU

Foto: Artik.id

Menteri Agama Nasaruddin Umar membantah isu yang menyebut dirinya mengundurkan diri dari Kabinet Merah Putih untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Rumor tersebut beredar di tengah pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur.

Nasaruddin menyampaikan bantahan tersebut pada Jumat (28/8/2026). Ia menegaskan tidak pernah mengambil langkah untuk meninggalkan jabatan sebagai Menteri Agama demi mengikuti kontestasi kepemimpinan di tubuh organisasi NU.

Menurut Nasaruddin, dirinya juga tidak termasuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 NU. Karena itu, isu mengenai pengunduran dirinya dari kabinet untuk kepentingan pencalonan tersebut dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Penegasan itu sekaligus meredam spekulasi yang berkembang seiring berlangsungnya forum tertinggi organisasi NU tersebut. Nasaruddin yang juga menjabat sebagai Rais Syuriyah PBNU memastikan dirinya tetap menjalankan tanggung jawab sebagai Menteri Agama.

Ia menegaskan komitmennya untuk fokus melaksanakan tugas pemerintahan dan memimpin Kementerian Agama. Menurutnya, amanah yang diberikan pemerintah tetap menjadi tanggung jawab yang harus dijalankan.

Munculnya isu mengenai pengunduran diri Nasaruddin sebelumnya dikaitkan dengan dinamika Muktamar ke-35 NU. Forum tersebut menjadi momentum bagi warga NU untuk membahas berbagai agenda organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan PBNU ke depan.

Namun, posisi Nasaruddin dalam struktur organisasi NU tidak serta-merta berarti dirinya ikut dalam kontestasi sebagai calon Ketua Umum. Ia memastikan tidak terlibat dalam bursa pencalonan tersebut.

Sebagai Menteri Agama, Nasaruddin masih memiliki sejumlah tanggung jawab pemerintahan yang harus dijalankan. Karena itu, ia memilih untuk menegaskan kembali fokusnya pada tugas sebagai pejabat negara.

Pernyataan tersebut juga menjadi klarifikasi terhadap informasi yang berpotensi menimbulkan persepsi bahwa dinamika Muktamar NU berkaitan langsung dengan perubahan posisi Nasaruddin di pemerintahan.

Nasaruddin berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Klarifikasi langsung diperlukan agar isu mengenai posisi dan sikapnya tidak berkembang menjadi spekulasi yang semakin luas.

Di tengah berlangsungnya Muktamar ke-35 NU, dinamika mengenai calon Ketua Umum PBNU memang menjadi salah satu perhatian publik. Sejumlah nama disebut dalam pembicaraan mengenai kepemimpinan organisasi, tetapi setiap kandidat tetap harus mengikuti mekanisme yang berlaku dalam forum muktamar.

Nasaruddin memastikan dirinya tidak berada dalam persaingan tersebut. Ia juga menegaskan akan tetap menjalankan amanah sebagai Menteri Agama dan berkonsentrasi pada tugas-tugas kementerian.

Dengan klarifikasi tersebut, Nasaruddin menutup isu mengenai dugaan pengunduran dirinya dari kabinet untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya tetap menjalankan tugas sebagai Menteri Agama dan tidak ikut dalam bursa pencalonan Ketua Umum PBNU.