Pemerintah Batasi Penerima MBG, Siswa dari Keluarga Desil 8-10 Tak Lagi Mendapat Makan Bergizi Gratis

Memuat berita

Nasional

Pemerintah Batasi Penerima MBG, Siswa dari Keluarga Desil 8-10 Tak Lagi Mendapat Makan Bergizi Gratis

Devi Sry Atmaja · 17 Juli 2026 · 12:43 WIB · 2 dibaca
Pemerintah Batasi Penerima MBG, Siswa dari Keluarga Desil 8-10 Tak Lagi Mendapat Makan Bergizi Gratis

Foto: Detik/Kurniawan

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah Presiden Prabowo Subianto akan mengalami penyesuaian. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari, memastikan bahwa siswa yang berasal dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan pada desil 8, 9, dan 10 tidak lagi menjadi penerima program tersebut.

“Kami memastikan siswa dari keluarga desil 8 ke atas tidak lagi menjadi penerima MBG,” ujar Agustina Arumsari.

Meski demikian, pemerintah masih mengkaji skema pelaksanaan program di sekolah-sekolah yang memiliki siswa dari berbagai latar belakang ekonomi. Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena banyak sekolah yang komposisi siswanya campuran antara kelompok penerima manfaat dan yang tidak memenuhi kriteria.

Pemerintah, kata Agustina, masih membahas berbagai dinamika di lapangan, termasuk potensi dampak psikologis pada siswa. Salah satu kekhawatiran utama adalah jika di satu sekolah terdapat siswa yang mendapat makan bergizi gratis, sementara teman sekelasnya tidak. Hal ini dikhawatirkan dapat menimbulkan perasaan diskriminasi atau perbedaan di kalangan pelajar.

Presiden Prabowo Subianto sendiri menekankan agar penyusunan kebijakan MBG dilakukan secara hati-hati. Mengingat program ini telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat, pemerintah ingin memastikan pelaksanaannya tepat sasaran, adil, dan tidak menimbulkan masalah sosial baru di lingkungan sekolah.

Penyesuaian kriteria penerima MBG ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk lebih fokus membantu keluarga yang benar-benar membutuhkan, sekaligus menjaga keberlanjutan program unggulan tersebut di tengah anggaran negara yang terbatas.