Demo di Depan DPR Memanas, Massa Bakar-bakar dan Pagar Gedung Nyaris Roboh

Memuat berita

Nasional

Demo di Depan DPR Memanas, Massa Bakar-bakar dan Pagar Gedung Nyaris Roboh

Fazlur Rahman · 27 Agustus 2026 · 21:59 WIB · 6 dibaca
Demo di Depan DPR Memanas, Massa Bakar-bakar dan Pagar Gedung Nyaris Roboh

Foto: Detiknews

Situasi aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta, mulai memanas pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Sejumlah demonstran terlihat melakukan aksi bakar-bakar di area sekitar gedung parlemen, sementara pagar pembatas DPR turut menjadi sasaran hingga nyaris roboh.

Massa masih bertahan di lokasi hingga sore menjelang waktu Magrib. Situasi tersebut menunjukkan aksi belum berakhir meski waktu penyampaian aspirasi sebelumnya telah memasuki penghujung agenda.

Selain menyalakan api di sejumlah titik, beberapa demonstran juga terlihat mencoret-coret dinding serta pagar Gedung DPR RI. Aksi tersebut menambah ketegangan di tengah konsentrasi massa yang masih memadati kawasan sekitar kompleks parlemen.

Pagar pembatas yang berada di sekitar gedung menjadi salah satu bagian yang terdampak. Dorongan dan aktivitas massa membuat pagar tersebut terlihat nyaris roboh sehingga situasi di sekitar area pengamanan menjadi semakin dinamis.

Kondisi di lapangan membuat aparat keamanan perlu meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan massa. Pengamanan dilakukan untuk mencegah situasi berkembang menjadi lebih besar sekaligus menjaga area vital di sekitar kompleks DPR.

Sementara itu, demonstran masih berkumpul dan menyuarakan tuntutan mereka. Sebagian massa memilih bertahan di lokasi meski aktivitas aksi telah berlangsung sejak siang hari.

Aksi bakar-bakar dan vandalisme menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun kerusakan fasilitas publik. Aparat pun perlu mengantisipasi kemungkinan munculnya titik kerumunan baru apabila massa tidak segera meninggalkan kawasan.

Hingga menjelang Magrib, belum terlihat tanda-tanda seluruh massa membubarkan diri. Perkembangan situasi masih dipantau secara ketat oleh aparat dan pihak terkait.

Masyarakat yang berada di sekitar kawasan Gedung DPR RI juga diminta memperhatikan kondisi lalu lintas dan situasi keamanan. Kepadatan massa berpotensi memengaruhi mobilitas kendaraan di sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks parlemen.

Situasi tersebut menjadi perkembangan terbaru dari rangkaian aksi demonstrasi di Gedung DPR RI. Aparat dan peserta aksi kini berada dalam situasi yang membutuhkan pengendalian dan kewaspadaan agar ketegangan tidak berkembang menjadi bentrokan atau kerusuhan yang lebih luas.