Ferry Irwandi Mengaku Dibuntuti Mobil Selama Berminggu-minggu: “Siapa pak? turun! Turun!,”

Memuat berita

Nasional

Ferry Irwandi Mengaku Dibuntuti Mobil Selama Berminggu-minggu: “Siapa pak? turun! Turun!,”

Fazlur Rahman · 04 Oktober 2026 · 22:08 WIB · 3 dibaca
Ferry Irwandi Mengaku Dibuntuti Mobil Selama Berminggu-minggu: “Siapa pak? turun! Turun!,”

Foto: Suara.com

Kreator konten sekaligus CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, mengungkap pengalaman yang membuatnya merasa khawatir. Melalui unggahan di media sosial, Ferry mengaku telah dibuntuti sebuah mobil selama berminggu-minggu. Ia menyebut belum mengetahui siapa orang di dalam kendaraan tersebut maupun pihak yang berada di baliknya.

Ferry membagikan rekaman kendaraan yang menurut pengakuannya terus mengikuti pergerakannya. Dalam unggahan tersebut, ia mempertanyakan identitas dan tujuan pihak yang disebut melakukan pembuntutan.

“Tolong, siapapun! ini mobil ngikutin Gue berkali-kali” kata Ferry dalam unggahannya.

Ferry menekankan bahwa dirinya merupakan warga negara yang memiliki hak untuk merasa aman dan mendapatkan perlindungan. Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa dugaan pembuntutan yang ia alami dinilai telah menimbulkan kekhawatiran serius.

Dalam unggahan tersebut, Ferry belum mengungkap secara pasti siapa pemilik kendaraan maupun siapa orang yang berada di balik kemudi. Ia juga tidak menyebut secara terbuka motif pihak tersebut, sehingga dugaan mengenai alasan kendaraan itu berada di belakangnya masih belum dapat dipastikan.

Sejumlah informasi mengenai kendaraan yang terekam dengan nomor plat B 1592 POU dalam unggahan kemudian beredar di media sosial. Namun, identitas pemilik kendaraan tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa pemilik atau pengemudinya merupakan pihak yang melakukan pembuntutan. Untuk memastikan hal tersebut tetap diperlukan penelusuran dan keterangan dari pihak terkait.

Sementara dalam kasus terbaru ini, belum terdapat informasi terverifikasi yang menunjukkan siapa pihak yang diduga membuntuti Ferry atau apakah kendaraan tersebut memang sengaja mengikuti dirinya. Karena itu, tudingan terhadap individu, institusi, maupun kelompok tertentu belum dapat dipastikan hanya berdasarkan rekaman dan keterangan dalam unggahan.

Jika merasa terancam, dokumentasi seperti rekaman kendaraan, waktu dan lokasi kemunculan, serta informasi mengenai pola pergerakan kendaraan dapat menjadi bahan untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut. Pihak yang merasa menjadi korban juga dapat menempuh jalur hukum agar dugaan tersebut diperiksa berdasarkan bukti dan keterangan yang tersedia.

Unggahan Ferry pun menarik perhatian publik karena disampaikan secara terbuka dan dengan nada tegas. Terlebih, ia mengatakan tidak ingin terus berada dalam situasi yang menurutnya mengkhawatirkan.

“Siapa pak? turun! Turun!,” menjadi pesan yang paling mencolok dari unggahan tersebut. Namun, di balik pernyataan itu, pertanyaan mengenai siapa sebenarnya pihak yang berada di balik mobil tersebut masih belum terjawab.

Hingga saat ini, informasi yang tersedia baru menunjukkan pengakuan Ferry Irwandi mengenai dugaan pembuntutan selama berminggu-minggu. Identitas pihak yang diduga mengikuti, alasan keberadaan kendaraan, serta apakah tindakan tersebut benar merupakan pembuntutan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.