Gempa Susulan Magnitudo 5,8 Kembali Guncang NTT, Dirasakan di Sejumlah Kabupaten

Memuat berita

Nasional

Gempa Susulan Magnitudo 5,8 Kembali Guncang NTT, Dirasakan di Sejumlah Kabupaten

Devi Sry Atmaja · 17 Agustus 2026 · 18:55 WIB · 3 dibaca
Gempa Susulan Magnitudo 5,8 Kembali Guncang NTT, Dirasakan di Sejumlah Kabupaten

Foto: AFP

Nusa Tenggara Timur — Gempa bumi susulan kembali melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini, gempa berkekuatan magnitudo 5,8 terjadi pada Senin (17/8/2026) pukul 07.46 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan detail gempa tersebut melalui akun resminya. “Update Info Gempa Mag:5.8, 17-Agu-26 07:46:43 WIB, Lok:8.38 LS,121.52 BT (40 km TimurLaut Mbay-Nagekeo-NTT), Kedalaman:10 Km,” tulis BMKG.

Pusat gempa berada di 40 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan terasa cukup kuat di sejumlah wilayah. Menurut BMKG, gempa dirasakan di Kabupaten Sumba Timur dengan intensitas III MMI. Sementara di Kabupaten Ende, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, dan Kabupaten Ngada, intensitas guncangan mencapai III-IV MMI. Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) III-IV menunjukkan bahwa guncangan dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, benda-benda ringan bergoyang, dan kaca jendela bergetar.

Gempa susulan magnitudo 5,8 ini terjadi setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu (15/8/2026). Sejak saat itu, BMKG terus mencatat sejumlah gempa susulan dengan berbagai kekuatan. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada dan tidak panik. BMKG menekankan pentingnya mengikuti informasi resmi dan menghindari bangunan yang berpotensi rusak akibat guncangan sebelumnya. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan atau korban tambahan akibat gempa susulan magnitudo 5,8 tersebut. Namun, tim terkait tetap melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan di lapangan.

BMKG meminta masyarakat di NTT, khususnya di sekitar pusat gempa, untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan lainnya. Pastikan posisi aman, jauhi tebing atau bangunan yang retak, serta siapkan tas siaga bencana. Pemerintah daerah bersama BNPB dan instansi terkait terus memantau perkembangan situasi pascagempa. Fokus penanganan masih diarahkan pada pencarian korban, penanganan pengungsi, serta pemulihan infrastruktur yang rusak akibat gempa sebelumnya. Gempa susulan magnitudo 5,8 ini menjadi pengingat bahwa aktivitas seismik di wilayah NTT masih berlangsung. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi kondisi tersebut.