Kebakaran Hebat Landa Gudang Paralon di Legok Tangerang, 15 Mobil Damkar dan 75 Personel Dikerahkan

Memuat berita

Nasional

Kebakaran Hebat Landa Gudang Paralon di Legok Tangerang, 15 Mobil Damkar dan 75 Personel Dikerahkan

Fazlur Rahman · 14 Oktober 2026 · 17:07 WIB · 3 dibaca
Kebakaran Hebat Landa Gudang Paralon di Legok Tangerang, 15 Mobil Damkar dan 75 Personel Dikerahkan

Foto: Okezone News

Kebakaran melanda sebuah gudang paralon di Jalan Raya Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (13/10/2026) sore. Kobaran api dilaporkan membesar dengan cepat sehingga petugas pemadam kebakaran mengerahkan belasan armada dan puluhan personel untuk mengendalikan api serta mencegah kebakaran meluas ke area lain.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 16.33 WIB. Saat petugas mulai melakukan penanganan, api masih membesar dan proses pemadaman terus berlangsung.

“Betul, terjadi kebakaran di gudang paralon, saat ini dalam penanganan,” kata Achmad Taufik.

Untuk menangani kebakaran tersebut, sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 75 personel dikerahkan ke lokasi. Armada dan petugas berasal dari sejumlah pos pemadam, di antaranya Legok, Kelapa Dua, Pasar Kemis, dan Tigaraksa, serta unsur pendukung lainnya.

Besarnya kobaran api menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Material yang tersimpan di gudang diduga turut mempercepat pembesaran api sehingga penanganan harus dilakukan secara intensif. BPBD pun menetapkan kondisi kebakaran masih berstatus merah, yang menandakan api masih aktif dan membutuhkan upaya pemadaman lanjutan.

Achmad menjelaskan, petugas tidak hanya berfokus memadamkan titik api utama, tetapi juga melakukan penyiraman dan pendinginan di area sekitar. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan potensi munculnya kembali titik api serta mencegah kobaran menjalar ke bagian bangunan lainnya.

“Kita juga pendinginan ke area yang lain agar api tidak menyebar luas. Untuk penyebab belum diketahui, saat ini kita fokus pemadaman lebih dulu,” ujarnya.

Dalam perkembangan penanganan, petugas menghadapi kendala berupa jarak sumber air yang cukup jauh dan kemacetan di jalur menuju lokasi. Hambatan tersebut berpotensi memperlambat distribusi air serta pergerakan armada pemadam, sementara api masih perlu dikendalikan. Petugas tetap berupaya mengoptimalkan armada dan sumber daya yang tersedia untuk mempercepat proses pemadaman. 

Hingga laporan terakhir pada Selasa malam, proses pemadaman masih berlangsung. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran, luas area yang terdampak, nilai kerugian material, maupun ada atau tidaknya korban dalam peristiwa tersebut.

Pihak berwenang masih memprioritaskan pemadaman dan pendinginan sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui sumber api. Informasi mengenai penyebab kejadian baru dapat dipastikan setelah proses penanganan selesai dan penyelidikan dilakukan.

Kebakaran gudang ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap risiko kebakaran di kawasan penyimpanan dan industri. Pemeriksaan instalasi listrik, ketersediaan sarana pemadam, akses terhadap sumber air, serta kesiapan jalur evakuasi menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko dan dampak apabila kebakaran terjadi.

Masyarakat di sekitar lokasi diharapkan tetap menjaga jarak dari area kebakaran dan memberi ruang bagi kendaraan pemadam agar petugas dapat bekerja dengan aman. Perkembangan mengenai kondisi terkini, kemungkinan dampak terhadap bangunan sekitar, serta hasil penyelidikan penyebab kebakaran masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang.