Kebocoran Selang Gas Diduga Picu Kebakaran Tenant Makanan di Blok M, Lima Mobil Damkar Dikerahkan

Memuat berita

Nasional

Kebocoran Selang Gas Diduga Picu Kebakaran Tenant Makanan di Blok M, Lima Mobil Damkar Dikerahkan

Fazlur Rahman · 02 November 2026 · 23:31 WIB · 2 dibaca
Kebocoran Selang Gas Diduga Picu Kebakaran Tenant Makanan di Blok M, Lima Mobil Damkar Dikerahkan

Foto: IDN TIMES

Kebakaran terjadi di salah satu tenant makanan di kawasan Blok M, tepatnya di Jalan Sultan Hasanudin Nomor 109, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026) siang. Api diduga berasal dari kebocoran selang gas LPG ketika karyawan sedang melakukan aktivitas memasak.

Berdasarkan laporan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, peristiwa tersebut mulai terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Kebocoran selang gas diduga memicu munculnya api yang kemudian menyambar tumpukan kertas yang berada di bawah kompor.

Material kertas yang mudah terbakar membuat api berpotensi cepat membesar. Situasi tersebut memerlukan penanganan segera agar kobaran api tidak merambat ke bagian lain tenant maupun area di sekitarnya.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 20 personel dikerahkan ke lokasi untuk menangani kejadian tersebut. Petugas Gulkarmat bergerak melakukan penanganan setelah api lebih dahulu berhasil dipadamkan oleh petugas emergency Blok M Hub.

Respons awal dari petugas emergency setempat membantu mengendalikan situasi sebelum tim pemadam kebakaran melanjutkan proses penanganan. Setelah tiba di lokasi, personel Gulkarmat melakukan langkah-langkah untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Operasi pemadaman akhirnya dinyatakan selesai pada pukul 14.58 WIB, atau sekitar 38 menit setelah laporan awal kejadian. Dengan selesainya operasi tersebut, penanganan kebakaran di tenant makanan itu dinyatakan telah dilakukan oleh petugas terkait.

Dugaan kebocoran selang LPG menjadi perhatian dalam peristiwa ini, mengingat penggunaan gas merupakan bagian penting dari aktivitas operasional usaha kuliner. Kebocoran pada instalasi gas, terutama ketika kompor sedang digunakan, dapat memicu kebakaran apabila gas bertemu dengan sumber api.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi pelaku usaha makanan untuk memastikan kondisi selang, regulator, tabung, dan sambungan gas selalu dalam keadaan baik. Pemeriksaan rutin serta penempatan bahan-bahan mudah terbakar jauh dari kompor juga penting dilakukan untuk mengurangi risiko kebakaran.

Meski api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat, penyebab pasti kejadian tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. Informasi mengenai ada atau tidaknya korban maupun nilai kerugian material belum disampaikan dalam laporan yang tersedia.