Ledakan Hebat di SPPG Mojokerto Puri Medali, Atap Runtuh dan Picu Kebakaran, 5 Orang Terluka

Memuat berita

Nasional

Ledakan Hebat di SPPG Mojokerto Puri Medali, Atap Runtuh dan Picu Kebakaran, 5 Orang Terluka

Devi Sry Atmaja · 17 Agustus 2026 · 18:50 WIB · 2 dibaca
Ledakan Hebat di SPPG Mojokerto Puri Medali, Atap Runtuh dan Picu Kebakaran, 5 Orang Terluka

Foto: Detik.com/Enggran Eko Budianto

Mojokerto — Ledakan besar mengguncang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto Puri Medali di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (13/8/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Ledakan tersebut menyebabkan atap beberapa ruangan runtuh sekaligus memicu kebakaran hebat.

Kejadian ini menewaskan tidak ada korban jiwa, namun menyebabkan lima orang terluka. Tiga di antaranya adalah teknisi gas yang mengalami luka bakar serius, sementara dua relawan SPPG mengalami luka di bagian kepala setelah tertimpa plafon yang ambruk.

Menurut keterangan saksi, saat ledakan terjadi terdapat sekitar 13 orang di dalam bangunan SPPG, terdiri atas relawan, satpam, office boy, serta tiga teknisi dari PT Energi Alam Utama yang sedang melakukan perbaikan pada sistem gas (diduga CNG atau elpiji) di area depan ruang pemorsian. Ledakan terjadi tidak lama setelah proses perbaikan berlangsung.

Kerasnya ledakan mengakibatkan atap empat ruangan ambruk, yakni ruang pemorsian, ruang omprengan, kantor, dan ruang rapat. Api kemudian membakar bagian atas ruang pemorsian dan ruang omprengan. Dua unit truk pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 22.30 WIB.

Tiga teknisi yang mengalami luka bakar serius saat ini menjalani perawatan di dua rumah sakit berbeda. Satu orang dirawat di RSI Sakinah dan dua lainnya di RS Gatoel. Sementara dua relawan SPPG yang mengalami luka di kepala juga mendapat perawatan di RSI Sakinah.

SPPG Mojokerto Puri Medali merupakan fasilitas yang mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan biasanya memasak sekitar 3.700 porsi per hari. Akibat insiden ini, operasional SPPG dihentikan sementara. Pihak pengelola berkoordinasi agar distribusi makanan tetap berjalan melalui SPPG lain.

Polres Mojokerto masih menyelidiki penyebab pasti ledakan dengan pendekatan scientific crime investigation. Dugaan sementara mengarah pada masalah pada sistem gas yang sedang diperbaiki. Tim gabungan terus mengamankan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi terkait. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya penerapan prosedur keselamatan yang ketat dalam operasional dapur skala besar, khususnya yang menggunakan instalasi gas.