Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Proklamasi dan Tugu Tani Jakarta

Memuat berita

Nasional

Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Proklamasi dan Tugu Tani Jakarta

Fazlur Rahman · 22 Oktober 2026 · 17:23 WIB · 4 dibaca
Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Proklamasi dan Tugu Tani Jakarta

Foto: Desanasia

Peringatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diwarnai aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta, Selasa (20/10/2026). Mahasiswa yang tergabung dalam Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Sadar) menggelar aksi dalam dua rangkaian untuk menyampaikan aspirasi dan menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.

Rangkaian pertama dijadwalkan berlangsung di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, mulai pukul 09.00 WIB. Aksi simbolik tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai kondisi sosial, ekonomi, demokrasi, dan kebijakan pemerintah selama dua tahun terakhir.

Selanjutnya, aksi massa dijadwalkan berlangsung di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, mulai pukul 15.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi yang bergabung dalam Komite Sadar, bersama elemen masyarakat lainnya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa sejumlah tuntutan yang mencakup persoalan lingkungan, ekonomi, kebebasan sipil, pemberantasan korupsi, serta pendidikan. Mereka menilai berbagai isu tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat dan masa depan generasi muda. 

Salah satu persoalan yang disoroti adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan. Mahasiswa mendesak agar penanganan karhutla diperkuat, pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan diproses sesuai hukum, dan ekosistem terdampak dipulihkan.

Di bidang ekonomi, mahasiswa mendorong pembenahan tata kelola kebijakan agar ketimpangan sosial dapat dikurangi. Mereka juga menyoroti kebebasan berpendapat dan ruang sipil, pemberantasan korupsi serta penyalahgunaan kekuasaan, hingga biaya pendidikan yang dinilai masih menjadi beban bagi sebagian masyarakat.

Komite Sadar menghimpun mahasiswa dari berbagai kampus, di antaranya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Gadjah Mada, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Airlangga, dan Universitas Brawijaya. Sejumlah kelompok mahasiswa di daerah juga menyampaikan aspirasi melalui kegiatan masing-masing. 

Pelaksanaan demonstrasi di dua titik tersebut berpotensi memengaruhi arus lalu lintas, terutama di sekitar Tugu Proklamasi, Tugu Tani, dan ruas jalan penghubung di Jakarta Pusat. Pengguna jalan yang hendak melintas di kawasan tersebut diimbau memantau informasi lalu lintas terkini, mempertimbangkan rute alternatif, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Masyarakat juga diharapkan memberikan ruang bagi penyampaian aspirasi secara tertib sekaligus tetap mengutamakan keselamatan dan kelancaran aktivitas umum. Perkembangan situasi di sekitar lokasi aksi dapat berubah mengikuti jumlah massa, pergerakan peserta, dan pengaturan lalu lintas yang diberlakukan petugas.

Aksi mahasiswa pada momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi salah satu bentuk penyampaian kritik dan aspirasi publik terhadap arah kebijakan pemerintah. Berbagai tuntutan yang disuarakan mencerminkan isu-isu yang menurut para demonstran perlu dievaluasi dan ditindaklanjuti oleh pemerintah.