Pertamina Tambah 57,9 Juta Liter BBM untuk Pulihkan Pasokan di Bali, 60 SPBU Denpasar Beroperasi 24 Jam

Memuat berita

Nasional

Pertamina Tambah 57,9 Juta Liter BBM untuk Pulihkan Pasokan di Bali, 60 SPBU Denpasar Beroperasi 24 Jam

Fazlur Rahman · 15 Oktober 2026 · 18:34 WIB · 2 dibaca
Pertamina Tambah 57,9 Juta Liter BBM untuk Pulihkan Pasokan di Bali, 60 SPBU Denpasar Beroperasi 24 Jam

Foto: detikcom

Pertamina Patra Niaga menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 57,9 juta liter untuk mempercepat pemulihan layanan di Bali pada 14–17 Oktober 2026. Langkah ini dilakukan menyusul gangguan pasokan yang memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), terutama di wilayah Denpasar dan sekitarnya.

Tambahan pasokan tersebut terdiri dari 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax. Penambahan ini diharapkan dapat memperluas ketersediaan BBM bagi masyarakat sekaligus membantu mengurangi waktu tunggu kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar.

Selain memperkuat pasokan, Pertamina juga meningkatkan jam operasional SPBU di Denpasar. Jumlah SPBU yang beroperasi selama 24 jam ditambah dari semula 24 lokasi menjadi 60 lokasi. Dengan penambahan tersebut, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan tempat untuk memperoleh BBM, termasuk pada malam hari.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat normalisasi pelayanan di tengah tingginya kebutuhan bahan bakar masyarakat. Antrean panjang di SPBU sebelumnya mengganggu mobilitas warga, terutama mereka yang mengandalkan kendaraan untuk bekerja, menjalankan usaha, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk mendukung penyaluran tambahan BBM, Pertamina turut memperkuat armada mobil tangki dan mengerahkan personel tambahan. Penguatan tersebut ditujukan untuk membantu kelancaran distribusi dari titik pasokan menuju SPBU agar pengisian kembali dapat dilakukan secara lebih optimal.

Pertamina juga menggandeng Kodam IX/Udayana dalam mendukung kelancaran distribusi BBM di Bali. Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah koordinasi di lapangan untuk membantu memastikan penyaluran bahan bakar berjalan sesuai kebutuhan.

Penambahan pasokan dalam jumlah besar dan perluasan jam operasional SPBU diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan antrean secara bertahap. Meski demikian, efektivitas langkah tersebut akan bergantung pada kelancaran distribusi, kebutuhan konsumsi masyarakat, serta pemerataan pasokan di setiap wilayah.

Masyarakat diimbau untuk memperoleh BBM melalui saluran penjualan resmi dan mengikuti informasi terbaru mengenai operasional SPBU. Dengan tambahan pasokan, armada, dan personel, Pertamina menargetkan pelayanan BBM di Bali dapat kembali berjalan lebih lancar sehingga aktivitas masyarakat tidak terus terganggu oleh antrean panjang.