PLN Ganti Direktur Utama, Suroso Isnandar Gantikan Darmawan Prasodjo Lewat RUPSLB

Memuat berita

Nasional

PLN Ganti Direktur Utama, Suroso Isnandar Gantikan Darmawan Prasodjo Lewat RUPSLB

Fazlur Rahman · 19 Oktober 2026 · 11:35 WIB · 2 dibaca
PLN Ganti Direktur Utama, Suroso Isnandar Gantikan Darmawan Prasodjo Lewat RUPSLB

Foto: CNN INDONESIA

PT PLN (Persero) melakukan pergantian direktur utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (14/10/2026). Dalam keputusan tersebut, Suroso Isnandar ditetapkan sebagai direktur utama baru untuk menggantikan Darmawan Prasodjo. Perubahan kepemimpinan ini menjadi perhatian karena PLN memegang peranan penting dalam menjaga ketersediaan dan keandalan pasokan listrik di seluruh Indonesia.

Informasi mengenai pergantian pucuk pimpinan perusahaan listrik negara tersebut dibenarkan oleh Komisaris Independen PLN, Andi Arief. Saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Andi memastikan bahwa telah terjadi perubahan jabatan direktur utama di tubuh perusahaan pelat merah tersebut.

"Iya, pergantian dirut," ujar Andi.

Selain dipercaya menjabat sebagai direktur utama, Suroso juga tetap mengemban posisi sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN. Dengan demikian, ia masih memiliki tanggung jawab pada bidang pengelolaan proyek serta pengembangan energi baru terbarukan, yang menjadi salah satu sektor penting dalam transformasi industri ketenagalistrikan.

Pergantian direktur utama melalui RUPSLB merupakan perubahan penting dalam struktur kepemimpinan perusahaan. Sebagai badan usaha milik negara yang bergerak di bidang ketenagalistrikan, PLN memiliki tanggung jawab besar dalam menyediakan listrik bagi rumah tangga, pelaku usaha, fasilitas publik, hingga sektor industri. Karena itu, arah kebijakan dan kepemimpinan perusahaan menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan pelayanan kelistrikan nasional.

PLN juga menghadapi sejumlah tantangan strategis, mulai dari menjaga keandalan jaringan listrik, meningkatkan kapasitas infrastruktur, memenuhi kebutuhan listrik yang terus berkembang, hingga mendorong pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan. Berbagai agenda tersebut membutuhkan perencanaan jangka panjang, pengelolaan proyek yang efektif, serta koordinasi antara manajemen perusahaan dan pemerintah.

Di tengah agenda transisi energi, pengembangan energi baru terbarukan juga menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian dalam sektor ketenagalistrikan. Pengembangan sumber energi alternatif membutuhkan dukungan infrastruktur, investasi, dan pengelolaan proyek yang terencana agar dapat berkontribusi terhadap kebutuhan energi nasional. Pengalaman Suroso di bidang manajemen proyek dan energi baru terbarukan menjadi bagian dari latar belakang jabatannya di PLN.

Meski pergantian direktur utama telah dikonfirmasi oleh Andi Arief, alasan di balik perubahan kepemimpinan tersebut belum dijelaskan dalam keterangan yang tersedia. Informasi mengenai arah kebijakan manajemen baru, susunan lengkap jajaran direksi setelah RUPSLB, serta agenda prioritas yang akan dijalankan di bawah kepemimpinan Suroso juga belum disampaikan secara terperinci.

Pergantian ini sekaligus menandai berakhirnya masa jabatan Darmawan Prasodjo sebagai direktur utama PLN. Namun, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai penugasan Darmawan setelah perubahan tersebut. Perkembangan mengenai struktur kepemimpinan dan kebijakan perusahaan selanjutnya masih menunggu penjelasan resmi dari PLN.

Dengan ditetapkannya Suroso Isnandar sebagai direktur utama, perhatian berikutnya tertuju pada keberlanjutan program perusahaan, terutama dalam menjaga kualitas layanan listrik, memperkuat infrastruktur, serta mendukung pengembangan energi baru terbarukan. Keputusan dan langkah manajemen selanjutnya akan menjadi bagian penting dalam perjalanan PLN menjalankan mandatnya sebagai penyedia tenaga listrik bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.