Memuat berita

Nasional

Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Para Menteri di Kertanegara

Fazlur Rahman · 14 Juni 2026 · 22:46 WIB · 2 dibaca
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Para Menteri di Kertanegara

Foto: @sekretariat.kabinet

Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu (14/6/2026) malam.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh beberapa menteri dan kepala badan strategis, antara lain Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) serta CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Turut hadir pula Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Donny Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Foto yang diunggah akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet memperlihatkan para pejabat tersebut duduk bersama di sebuah meja bundar. Suasana tampak akrab namun serius, sesuai dengan karakter pertemuan tertutup di tingkat tinggi.

Meski belum ada keterangan resmi mengenai agenda pertemuan, kombinasi nama-nama yang hadir menarik perhatian. Hadirnya Menteri Investasi, ESDM, Keuangan, serta pengampu BUMN dan BPI menunjukkan kemungkinan pembahasan seputar strategi hilirisasi, investasi besar, serta sinergi antara kebijakan fiskal dengan program ekonomi prioritas pemerintah.

Pertemuan di kediaman pribadi Presiden Prabowo ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Presiden kerap menggunakan pendekatan informal untuk membahas isu-isu krusial dengan para pembantunya, sehingga memungkinkan diskusi yang lebih terbuka dan cepat pengambilan keputusan.

Hingga berita ini diturunkan, Istana maupun Sekretariat Kabinet belum merilis keterangan resmi lebih lanjut mengenai hasil pertemuan. Publik pun menanti apakah terdapat kebijakan penting atau arahan strategis baru yang akan diumumkan menyusul pertemuan tersebut.

Pertemuan malam ini semakin memperkuat sinyal bahwa pemerintahan Prabowo Subianto mengutamakan koordinasi lintas sektor yang solid dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi nasional di paruh pertama tahun 2026.