Sarwendah Dituding Kasar kepada Anak Lewat Video CCTV Viral, Begini Klarifikasinya

Memuat berita

Seleb

Sarwendah Dituding Kasar kepada Anak Lewat Video CCTV Viral, Begini Klarifikasinya

Fazlur Rahman · 12 Oktober 2026 · 14:57 WIB · 2 dibaca
Sarwendah Dituding Kasar kepada Anak Lewat Video CCTV Viral, Begini Klarifikasinya

Foto: Grid.id

Nama penyanyi Sarwendah kembali menjadi sorotan publik di tengah konflik yang masih bergulir dengan mantan suaminya, Ruben Onsu. Kali ini, mantan personel girlband Cherrybelle tersebut menghadapi tudingan bersikap kasar kepada anak-anaknya setelah sebuah video yang dikaitkan dengan rekaman kamera pengawas atau CCTV beredar di media sosial.

Beredarnya rekaman tersebut memicu perbincangan di kalangan warganet. Sebagian pihak mempertanyakan tindakan Sarwendah dalam video itu, sementara konteks lengkap dari rekaman yang dipersoalkan belum dapat dipastikan hanya berdasarkan informasi yang beredar.

Menanggapi polemik tersebut, Sarwendah akhirnya memberikan klarifikasi melalui pesan singkat kepada selebgram Tengku Zanzabella. Pesan itu kemudian diunggah melalui akun Instagram pribadi Zanzabella pada Minggu (11/10/2026).

Dalam pesannya, Sarwendah menyinggung narasi yang dikaitkan dengan rekaman suara anak-anaknya. Ia mempertanyakan pemahaman Zanzabella mengenai video CCTV yang menjadi bahan perbincangan tersebut.

“Satu lagi ka, kakak pikir rekaman suara anak aku yang kakak narasikan dari CCTV,” tulis Sarwendah dalam pesan tersebut, seperti dikutip dari unggahan Instagram Zanzabella.

Sarwendah kemudian menjelaskan bahwa video yang dipersoalkan memperlihatkan momen ketika dirinya mendisiplinkan anak-anak. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut, menurut pandangannya, tidak akan berdampak buruk terhadap kondisi mental buah hatinya.

“Soal video (itu) saat aku mendisiplinkan anak-anak,” sambungnya.

Penyanyi yang memiliki nama lengkap Sarwendah Tan itu juga menyampaikan keyakinannya bahwa tindakan yang dilakukannya tidak memengaruhi kondisi psikologis anak-anaknya. Namun, pernyataan tersebut merupakan penjelasan dari Sarwendah dan tidak dengan sendirinya menjadi penilaian independen mengenai dampak rekaman yang dipersoalkan.

Selain menjelaskan konteks video menurut versinya, Sarwendah meminta agar pihak lain memahami batasan dalam urusan pengasuhan anak. Ia berharap persoalan yang menyangkut keluarganya tidak berkembang menjadi campur tangan pihak lain di luar kapasitas mereka.

“Aku harap kakak memahami batasan untuk urusan anak-anak, untuk tidak mengambil peran yang bukan kapasitas kakak,” tulis Sarwendah dalam pesan tersebut.

Pesan itu kemudian mendapat tanggapan dari Zanzabella. Selebgram tersebut mengaku tidak mengetahui video CCTV yang dimaksud Sarwendah dan mempertanyakan rekaman mana yang dianggap telah diunggahnya.

“CCTV siapa?” tulis Zanzabella dalam tanggapannya.

Ia juga mempertanyakan video yang disebut Sarwendah dalam pesan tersebut dan membantah pernah mengunggah rekaman yang dimaksud. Perbedaan keterangan itu membuat polemik di media sosial semakin ramai diperbincangkan.

Dalam tanggapannya, Zanzabella bahkan menyampaikan keberatan atas tudingan yang menurutnya diarahkan kepadanya. Ia menilai Sarwendah telah memfitnah dirinya, sehingga persoalan yang semula berkaitan dengan video CCTV turut berkembang menjadi perdebatan mengenai siapa yang menyebarkan atau menarasikan rekaman tersebut.

Di tengah situasi ini, penting untuk membedakan antara tudingan yang beredar di media sosial, klarifikasi Sarwendah, dan tanggapan Zanzabella. Tanpa melihat rekaman lengkap beserta konteks kejadian, belum tepat untuk menyimpulkan bahwa tindakan Sarwendah dalam video tersebut merupakan bentuk kekerasan terhadap anak.

Polemik terbaru ini juga muncul ketika konflik antara Sarwendah dan Ruben Onsu masih menjadi perhatian publik. Persoalan rumah tangga keduanya sebelumnya telah memunculkan sejumlah perdebatan di media sosial, termasuk mengenai rekaman CCTV dan narasi yang berkembang di sekitarnya.

Meski demikian, persoalan yang menyangkut anak-anak perlu ditangani secara hati-hati. Rekaman yang beredar secara terpotong atau tanpa penjelasan lengkap berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, terlebih ketika melibatkan kehidupan pribadi anak yang seharusnya mendapat perlindungan dari paparan konflik orang dewasa.

Hingga kini, inti klarifikasi Sarwendah adalah bahwa video tersebut, menurut penjelasannya, memperlihatkan momen mendisiplinkan anak-anak, bukan sebagaimana tudingan yang beredar. Sementara itu, Zanzabella membantah mengetahui atau mengunggah rekaman CCTV yang dimaksud.

Perbedaan keterangan kedua pihak membuat konteks lengkap rekaman tersebut masih menjadi hal penting untuk diperjelas. Publik diharapkan tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya berdasarkan potongan video atau pernyataan yang beredar, terutama ketika persoalan tersebut menyangkut hubungan orang tua dan kondisi psikologis anak-anak.