Suasana Haru Warnai Perpisahan Sugiono di Kemlu, Spanduk “WE LOVE YOU” dan “YOU DID IT!” Mengiringi Langkahnya

Memuat berita

Nasional

Suasana Haru Warnai Perpisahan Sugiono di Kemlu, Spanduk “WE LOVE YOU” dan “YOU DID IT!” Mengiringi Langkahnya

Fazlur Rahman · 13 Oktober 2026 · 14:16 WIB · 2 dibaca
Suasana Haru Warnai Perpisahan Sugiono di Kemlu, Spanduk “WE LOVE YOU” dan “YOU DID IT!” Mengiringi Langkahnya

Foto: Tribunnews

Suasana haru dan hangat mewarnai momen perpisahan Sugiono dengan jajaran Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Gedung Pancasila, Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026). Setelah menuntaskan tugasnya sebagai Menteri Luar Negeri, Sugiono diantar oleh para pejabat dan pegawai Kemlu dengan sambutan penuh keakraban yang menjadi perhatian.

Sejumlah pegawai tampak berkumpul untuk mengantarkan kepergian mantan pimpinan mereka. Spanduk bertuliskan “WE LOVE YOU” dan “YOU DID IT!” dibentangkan sebagai ungkapan dukungan dan apresiasi. Momen tersebut menjadi gambaran kedekatan Sugiono dengan jajaran kementerian yang selama ini bekerja bersamanya dalam menjalankan tugas diplomasi Indonesia.

Tak sekadar membentangkan spanduk, para pegawai juga menyampaikan salam perpisahan melalui nyanyian. Lagu “Sebuah Kisah Klasik” turut mengiringi langkah Sugiono saat meninggalkan Gedung Pancasila. Suasana penuh kehangatan itu membuat prosesi pamitan tidak hanya menjadi bagian dari pergantian jabatan, tetapi juga momen kebersamaan setelah menjalani tugas di lingkungan yang sama.

Sugiono tampak tersenyum menyambut para pegawai yang mengantarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kemlu yang telah memberikan sambutan dan mengiringi kepergiannya. Menteri Luar Negeri yang baru, Arrmanatha Nasir, turut mendampingi Sugiono hingga keluar dari gedung bersama istrinya, Marlyn Maisarah.

Momen perpisahan tersebut berlangsung setelah prosesi serah terima jabatan (sertijab) Menteri Luar Negeri dari Sugiono kepada Arrmanatha Nasir. Pergantian kepemimpinan itu ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan Memorandum Akhir Tugas yang memuat pertanggungjawaban dan catatan pelaksanaan tugas selama Sugiono memimpin Kemlu.

Dalam prosesi di Gedung Pancasila, Sugiono dan Arrmanatha berdiri berdampingan ketika berita acara serah terima jabatan dibacakan. Penyerahan tersebut sekaligus menandai peralihan tanggung jawab kepemimpinan dan administrasi di lingkungan kementerian yang menjadi ujung tombak diplomasi Indonesia. 

Sugiono menjabat sebagai Menteri Luar Negeri sejak 21 Oktober 2024 dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Selama menjalankan tugas tersebut, ia memimpin kementerian yang bertanggung jawab atas hubungan luar negeri Indonesia, termasuk pelaksanaan diplomasi, penguatan kerja sama bilateral dan multilateral, serta perlindungan kepentingan nasional di tingkat internasional.

Kini, Sugiono mendapat amanah baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Peralihan tugas tersebut menempatkannya pada bidang koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan pembangunan manusia, pendidikan, kesehatan, kebudayaan, serta berbagai agenda sosial pemerintah.

Sebelum berpamitan dari Kemlu, Sugiono telah lebih dahulu mengikuti serah terima jabatan Menko PMK dengan Pratikno di kantor Kemenko PMK, Jakarta, pada Senin (5/10/2026). Dalam kesempatan itu, Sugiono menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi dan sinergi lintas kementerian agar program prioritas pemerintah dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran. 

Sementara itu, Arrmanatha Nasir bukan sosok baru di lingkungan Kemlu. Diplomat yang akrab disapa Tata tersebut sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri mendampingi Sugiono. Ia telah dilantik sebagai Menteri Luar Negeri pada 1 Oktober 2026, sebelum prosesi serah terima jabatan dilaksanakan pada 12 Oktober. Dengan pengalaman tersebut, Arrmanatha melanjutkan kepemimpinan kementerian yang selama ini menjadi pusat koordinasi kebijakan diplomasi Indonesia. 

Pergantian jabatan ini menandai perubahan peran dua pejabat yang sebelumnya bekerja dalam lingkup diplomasi. Sugiono kini akan berfokus pada koordinasi kebijakan pembangunan manusia dan kebudayaan, sedangkan Arrmanatha memikul tanggung jawab memimpin pelaksanaan kebijakan luar negeri Indonesia di tengah dinamika hubungan internasional.

Di balik prosesi formal dan penyerahan dokumen jabatan, sambutan para pegawai Kemlu memberikan warna tersendiri dalam momen tersebut. Spanduk dukungan, nyanyian, dan ucapan terima kasih menjadi simbol penghargaan atas kebersamaan yang terjalin selama Sugiono menjalankan tugasnya.

Perpisahan itu sekaligus memperlihatkan bahwa pergantian pejabat tidak hanya berkaitan dengan perubahan struktur pemerintahan, tetapi juga menyangkut hubungan kerja dan kebersamaan di lingkungan institusi. Setelah mengakhiri masa tugasnya di Kemlu, Sugiono kini memasuki babak baru pengabdian di Kabinet Merah Putih, sementara Arrmanatha Nasir melanjutkan tanggung jawab sebagai pemimpin diplomasi Indonesia.