Survei PPI: Amran Sulaiman Jadi Pejabat dengan Kinerja Terbaik Versi Responden, Teddy Wijaya Menyusul

Memuat berita

Nasional

Survei PPI: Amran Sulaiman Jadi Pejabat dengan Kinerja Terbaik Versi Responden, Teddy Wijaya Menyusul

Fazlur Rahman · 22 Oktober 2026 · 17:21 WIB · 2 dibaca
Survei PPI: Amran Sulaiman Jadi Pejabat dengan Kinerja Terbaik Versi Responden, Teddy Wijaya Menyusul

Foto: Citrasumsel

Survei Parameter Politik Indonesia (PPI) dalam evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencatat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai pejabat yang paling banyak disebut responden memiliki kinerja terbaik. Amran memperoleh 15,4 persen, disusul Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan 14,5 persen, sementara Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir berada di posisi berikutnya dengan 6 persen.

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa penilaian responden terhadap kinerja pejabat pemerintah berkaitan dengan beragam faktor. Isu ketahanan pangan menjadi salah satu alasan utama yang dikaitkan dengan penilaian positif terhadap Amran. Sementara itu, Teddy mendapat penilaian berdasarkan persepsi terhadap gaya kerja dan kemampuan komunikasi, sedangkan Erick dikaitkan dengan perkembangan sepak bola nasional.

Dalam survei tersebut, Amran menempati posisi teratas dengan selisih 0,9 poin persentase dari Teddy. Penilaian terhadap Menteri Pertanian itu terutama dikaitkan dengan isu swasembada pangan yang disebut oleh 29,6 persen responden dalam kelompok alasan penilaian terhadap Amran. Selain itu, ketersediaan pupuk murah dan berlimpah menjadi alasan bagi 17,6 persen responden, sedangkan 9,7 persen menilai kinerjanya terlihat.

Besarnya perhatian terhadap isu pangan menunjukkan bahwa kebijakan yang berkaitan dengan produksi pertanian, ketersediaan pupuk, dan upaya memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri menjadi bagian penting dari persepsi responden terhadap kinerja Amran. Namun, angka-angka tersebut menggambarkan alasan yang disampaikan responden, bukan dengan sendirinya membuktikan tingkat keberhasilan seluruh program pertanian pemerintah.

Di posisi kedua, Teddy Indra Wijaya memperoleh 14,5 persen penyebutan sebagai pejabat dengan kinerja terbaik. Berbeda dengan Amran yang penilaiannya banyak dikaitkan dengan isu pangan, penilaian positif terhadap Teddy lebih berkaitan dengan persepsi mengenai gaya kerja dan komunikasi pemerintah.

Sebanyak 19,6 persen responden dalam kelompok alasan penilaian terhadap Teddy menyebut anggapan bahwa ia sedikit berbicara tetapi banyak bekerja. Penampilannya menjadi alasan bagi 15,6 persen responden, sementara 11,9 persen mengaitkan penilaian positif tersebut dengan kemampuannya mengomunikasikan program pemerintah.

Hasil ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap pejabat tidak hanya terbentuk dari isu kebijakan yang ditangani, tetapi juga dari cara mereka tampil di ruang publik dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Meski demikian, penilaian tentang gaya kerja maupun komunikasi tetap merupakan persepsi responden yang tidak selalu identik dengan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas dan hasil kebijakan.

Sementara itu, Erick Thohir memperoleh 6 persen dalam penilaian pejabat dengan kinerja terbaik. Penilaian positif terhadap Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut terutama dikaitkan dengan perkembangan Timnas Indonesia, yang disebut semakin baik oleh 15,6 persen responden dalam kelompok alasan penilaian terhadap Erick.

Selain itu, capaian Timnas Indonesia hingga final ASEAN Cup menjadi alasan bagi 7,8 persen responden. Persentase yang sama juga menyebut kinerja Erick terlihat sebagai alasan penilaian positif.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa sepak bola nasional menjadi salah satu faktor yang mewarnai persepsi sebagian responden terhadap kinerja Erick. Performa tim nasional dan pencapaian dalam kompetisi dapat menjadi perhatian publik, meskipun penilaian terhadap seorang menteri idealnya juga mempertimbangkan tanggung jawab yang lebih luas di bidang olahraga dan kepemudaan.