Veda Ega Pratama Rebut Runner-up Moto3 Malaysia, Duel Sengit dengan Hakim Danish Warnai Balapan

Memuat berita

Nasional

Veda Ega Pratama Rebut Runner-up Moto3 Malaysia, Duel Sengit dengan Hakim Danish Warnai Balapan

Fazlur Rahman · 02 November 2026 · 17:06 WIB · 4 dibaca
Veda Ega Pratama Rebut Runner-up Moto3 Malaysia, Duel Sengit dengan Hakim Danish Warnai Balapan

Foto: Mobilinanews

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses menorehkan hasil membanggakan dengan finis sebagai runner-up dalam balapan Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (1/11/2026). Veda tampil impresif setelah memulai balapan dari posisi kedelapan dan berhasil mengamankan podium kedua melalui persaingan ketat hingga lap terakhir.

Dalam balapan yang berlangsung selama 15 putaran tersebut, Veda harus bekerja keras untuk menembus barisan depan. Ia langsung tampil agresif sejak awal lomba. Memulai balapan dari baris ketiga, pembalap Honda Team Asia itu sempat naik ke posisi keenam sebelum kembali turun ke urutan ketujuh.

Memasuki lap kedua, Veda mulai menemukan ritme balapnya. Ia berhasil memperbaiki posisi ke urutan kelima dan terus berupaya memangkas jarak dengan rombongan terdepan. Saat itu, posisinya masih terpaut sekitar 0,7 detik dari pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang sedang bersaing di barisan depan.

Sementara itu, Hakim Danish yang mendapat dukungan publik tuan rumah terlibat persaingan ketat dengan Maximo Quiles, David Almansa, dan Alvaro Carpe. Danish beberapa kali mampu menunjukkan kecepatannya dan sempat menempati posisi kedua sebelum persaingan membuatnya kembali turun ke posisi berikutnya.

Pertarungan antara Veda dan Danish semakin menarik ketika pembalap Indonesia tersebut mulai mendekati rombongan depan. Memasuki lap keempat, jarak Veda dengan Danish berhasil dipangkas menjadi sekitar 0,4 detik. Keduanya pun mulai terlibat persaingan langsung dalam perebutan posisi terbaik.

Veda kemudian melancarkan sejumlah manuver untuk melewati para pesaingnya. Pada lap kedelapan, ia berhasil menembus barisan depan dan mulai bersaing untuk memperebutkan posisi kedua. Persaingan semakin panas ketika Veda dan Danish sama-sama berusaha melewati Alvaro Carpe, sementara Maximo Quiles perlahan membangun keunggulan di posisi terdepan.

Memasuki lap kesembilan, Veda berhasil kembali merebut posisi kedua. Namun, posisi tersebut belum sepenuhnya aman karena tekanan dari Danish, Almansa, dan Carpe terus mengancam. Quiles yang berada di depan juga semakin sulit dikejar setelah mampu memperlebar jarak dengan para pembalap di belakangnya.

Drama kembali terjadi pada lap ke-12. Veda sempat melebar di salah satu tikungan sehingga kehilangan posisi setelah disalip Hakim Danish dan David Almansa. Situasi tersebut membuat Danish naik ke posisi kedua, sedangkan Veda harus berjuang kembali untuk masuk ke zona podium.

Namun, Veda tidak menyerah. Ia kembali melancarkan serangan pada lap ke-13 dan berhasil melewati Almansa serta Danish. Meski demikian, Almansa sempat memanfaatkan celah untuk kembali mengambil posisi di depan Veda. Perebutan posisi kedua pun berlangsung semakin ketat, dengan beberapa pembalap saling bergantian menempati posisi podium.

Memasuki tiga putaran terakhir, Quiles sudah unggul sekitar tiga detik dari para pesaingnya. Sementara itu, Veda masih harus menghadapi tekanan dari Almansa, Danish, dan Carpe. Dengan hanya menyisakan dua lap, pembalap Indonesia tersebut akhirnya berhasil kembali merebut posisi kedua dan berusaha mempertahankannya hingga garis finis.

Ketegangan mencapai puncaknya pada lap terakhir. Alvaro Carpe sempat memanfaatkan celah untuk merangsek ke posisi depan dan mengancam posisi Veda. Namun, Veda mampu memberikan respons cepat dan kembali mengamankan posisi kedua. Di sisi lain, Hakim Danish juga berusaha merebut posisi podium, tetapi gagal menyelesaikan manuver untuk menggeser Carpe.

Hingga bendera finis dikibarkan, Veda berhasil mempertahankan posisi runner-up. Maximo Quiles keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 33 menit 7,634 detik. Veda finis di posisi kedua dengan selisih 3,734 detik, sedangkan Alvaro Carpe melengkapi podium di urutan ketiga. Hakim Danish harus puas menempati posisi keempat, disusul David Almansa di peringkat kelima.

Hasil di Sepang menjadi tambahan penting bagi perjalanan Veda pada musim Moto3 2026. Pembalap berusia 17 tahun yang memperkuat Honda Team Asia tersebut memperoleh tambahan 20 poin sehingga koleksi poinnya meningkat menjadi 131. Raihan itu mengantarkannya naik ke peringkat ketujuh klasemen sementara pembalap Moto3.

Podium di Malaysia sekaligus memperlihatkan kemampuan Veda bersaing dengan para pembalap papan atas. Berangkat dari posisi kedelapan, ia mampu melewati sejumlah pesaing, bangkit setelah beberapa kali kehilangan posisi, dan menjaga konsistensi hingga akhir lomba. Penampilan tersebut menjadi hasil positif bagi Indonesia sekaligus modal penting bagi Veda untuk menghadapi seri-seri berikutnya.