Wamenkes Ungkap Kebiasaan Orang Indonesia Baru ke Dokter Kalau Sudah Sakit, Ini Solusinya

Memuat berita

Nasional

Wamenkes Ungkap Kebiasaan Orang Indonesia Baru ke Dokter Kalau Sudah Sakit, Ini Solusinya

Rizqi Akbar Sadly · 11 Agustus 2026 · 12:50 WIB · 3 dibaca
Wamenkes Ungkap Kebiasaan Orang Indonesia Baru ke Dokter Kalau Sudah Sakit, Ini Solusinya

Foto: Kompas.com

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benyamin Benjamin Paulus Octavianus mengungkap kebiasaan masyarakat Indonesia yang cenderung enggan memeriksakan kesehatan ke dokter jika belum merasakan sakit atau keluhan tertentu. Kebiasaan ini dinilai menjadi salah satu tantangan besar dalam upaya deteksi dini berbagai penyakit di masyarakat, sekaligus berpotensi memperbesar risiko keterlambatan penanganan medis.

Menyikapi kondisi tersebut, Benjamin mengaku telah mengusulkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto agar Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus dijalankan secara masif, guna mendeteksi penyakit sedini mungkin sekaligus mendorong peningkatan usia harapan hidup masyarakat Indonesia. "Saya mengusulkan kepada beliau, Pak Presiden, orang Indonesia ini kalau enggak sakit, enggak akan ke dokter," ujar Benjamin dalam agenda CKG di RSU Pemasyarakatan Jakarta, Jakarta Timur, Senin (10/8/2026).

Menurut Benjamin, kebiasaan menunggu sakit baru memeriksakan diri ke dokter ini sangat berisiko, sebab masyarakat berpotensi terkena penyakit berbahaya yang baru terdeteksi setelah kondisinya sudah parah dan sulit ditangani. Padahal, banyak penyakit serius seperti diabetes, hipertensi, hingga penyakit jantung sering kali tidak menunjukkan gejala signifikan pada tahap awal, sehingga baru disadari penderitanya ketika sudah memasuki stadium lanjut.

Oleh karena itu, Benjamin berharap masyarakat mulai mengubah pola pikir dan memanfaatkan Program CKG secara rutin, meski belum merasakan keluhan kesehatan apa pun. Dengan begitu, berbagai risiko penyakit dapat diketahui dan dicegah sejak dini, sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius dan membutuhkan biaya pengobatan yang jauh lebih besar.

Program Cek Kesehatan Gratis sendiri menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di sektor kesehatan, yang bertujuan memastikan seluruh lapisan masyarakat Indonesia memiliki akses mudah dan gratis untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara berkala. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret untuk mengubah kebiasaan masyarakat yang selama ini baru bertindak setelah penyakit muncul, menjadi lebih proaktif dalam menjaga kesehatan sejak dini.

Melalui pendekatan preventif seperti ini, pemerintah optimistis dapat menekan angka penyakit tidak menular yang terus meningkat di Indonesia, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup dan usia harapan hidup masyarakat secara berkelanjutan. Kesadaran kolektif untuk rutin memeriksakan kesehatan pun menjadi kunci penting dalam mewujudkan visi besar tersebut, sehingga masyarakat tidak lagi menganggap kunjungan ke dokter atau fasilitas kesehatan hanya diperlukan saat kondisi tubuh sudah benar-benar terganggu.