KPK Tahan 5 Tersangka OTT BNPB, Uang Rp1,4 Miliar dan Emas Ikut Disita

Memuat berita

Nasional

KPK Tahan 5 Tersangka OTT BNPB, Uang Rp1,4 Miliar dan Emas Ikut Disita

Fazlur Rahman · 15 Oktober 2026 · 00:13 WIB · 7 dibaca
KPK Tahan 5 Tersangka OTT BNPB, Uang Rp1,4 Miliar dan Emas Ikut Disita

Foto: Warta Bela Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan lima orang tersangka setelah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penahanan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam penyelidikan dugaan korupsi yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lembaga yang menangani penanggulangan bencana tersebut.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026), kelima tersangka terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dengan tangan diborgol. Mereka kemudian dibawa menuju Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK menggunakan mobil tahanan sekitar pukul 16.50 WIB. 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa perkara tersebut telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Keputusan itu diambil melalui forum ekspose atau gelar perkara yang dilakukan setelah tim penyidik mendalami hasil operasi tangkap tangan.

Meski demikian, KPK belum mengungkap identitas kelima tersangka yang ditahan maupun memaparkan secara lengkap konstruksi perkara yang menjerat mereka. Rincian mengenai dugaan perbuatan masing-masing tersangka masih menunggu penjelasan resmi dari lembaga antirasuah tersebut.

Sebelumnya, KPK mengamankan total 14 orang dalam OTT di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Selasa (13/10/2026). Mereka berasal dari sejumlah unsur yang berkaitan dengan lingkungan BNPB, termasuk pejabat lembaga, pihak yang terkait pengadaan barang dan jasa, serta pihak swasta. 

Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai dengan nilai awal sekitar Rp1,4 miliar. Selain uang, penyidik juga menyita sejumlah logam mulia berupa emas batangan dan tabungan emas. Namun, jumlah keseluruhan emas yang diamankan masih dalam proses penghitungan. 

KPK sebelumnya menjelaskan bahwa OTT di lingkungan BNPB berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa. Salah satu aspek yang didalami adalah pengadaan yang diduga menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) untuk penanganan kebencanaan.

Dana Siap Pakai merupakan anggaran yang digunakan untuk mendukung penanganan keadaan darurat bencana sesuai ketentuan yang berlaku. Karena berkaitan dengan kebutuhan penanggulangan bencana, penggunaan dana tersebut menjadi bagian penting yang perlu ditelusuri apabila muncul dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan maupun pelaksanaannya.

Meski demikian, detail proyek atau pengadaan yang menjadi objek perkara, dugaan bentuk penyimpangan, serta pihak yang diduga menerima atau menyerahkan uang belum diungkap secara lengkap oleh KPK. Penyidik masih perlu menjelaskan hubungan antara barang bukti yang diamankan dan dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki.

Sementara itu, BNPB menyatakan menghormati proses hukum yang dilakukan KPK dan menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif. Juru Bicara BNPB, Berton Padjaitan, menyampaikan bahwa lembaganya siap memberikan data serta akses informasi yang diperlukan penyidik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BNPB juga menyatakan tidak akan melakukan intervensi terhadap proses hukum yang berjalan. 

Penahanan lima tersangka kini menjadi bagian dari proses penyidikan untuk memperjelas peran masing-masing pihak dan mengungkap rangkaian dugaan korupsi tersebut. Penyidik dapat mendalami keterangan para tersangka, memeriksa saksi, serta menelusuri dokumen dan barang bukti yang telah diamankan dalam OTT.

Publik masih menantikan penjelasan lebih terperinci mengenai perkara tersebut, termasuk identitas para tersangka, nilai dugaan kerugian negara jika telah dihitung, serta bagaimana dugaan penyimpangan dalam pengadaan berlangsung. Informasi tersebut penting untuk memberikan gambaran yang utuh mengenai kasus yang melibatkan lembaga penanggulangan bencana itu.

Proses hukum selanjutnya akan menentukan sejauh mana keterlibatan setiap pihak dapat dibuktikan. Penetapan tersangka dan penahanan merupakan bagian dari proses penegakan hukum, sedangkan pembuktian kesalahan tetap harus dilakukan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Dengan lima orang kini ditahan dan barang bukti berupa uang serta emas telah diamankan, penyidikan OTT BNPB memasuki tahap penting. KPK diharapkan dapat mengungkap perkara tersebut secara transparan sekaligus memastikan proses penanganan dugaan korupsi berjalan sesuai hukum.