Gerai Kopdes Merah Putih Belum Beroperasi Penuh, Manajer Tetap Digaji hingga Rp9,3 Juta

Memuat berita

Nasional

Gerai Kopdes Merah Putih Belum Beroperasi Penuh, Manajer Tetap Digaji hingga Rp9,3 Juta

Fazlur Rahman · 03 November 2026 · 22:25 WIB · 6 dibaca
Gerai Kopdes Merah Putih Belum Beroperasi Penuh, Manajer Tetap Digaji hingga Rp9,3 Juta

Foto: Liputan6.com

Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) tetap berhak menerima gaji meskipun gerai koperasi belum beroperasi secara penuh. Kementerian Koperasi (Kemenkop) menjelaskan, tugas manajer tidak hanya melayani transaksi di gerai, tetapi juga mencakup berbagai persiapan untuk memastikan kegiatan usaha koperasi dapat berjalan.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, mengatakan manajer tetap dapat menjalankan tanggung jawabnya meskipun gerai belum melayani transaksi karena kebutuhan operasional belum lengkap. Dengan demikian, belum beroperasinya gerai tidak serta-merta berarti manajer tidak memiliki pekerjaan yang harus dilakukan.

Menurut Destry, peran manajer mencakup persiapan operasional koperasi, termasuk memastikan berbagai kebutuhan pendukung tersedia sebelum kegiatan usaha berjalan secara penuh. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses membangun koperasi agar dapat beroperasi secara terorganisasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, manajer dapat menjalankan tugas persiapan meskipun gerai belum dibuka untuk transaksi. Kegiatan tersebut menjadi penting agar koperasi tidak hanya memiliki bangunan atau fasilitas usaha, tetapi juga mempunyai sistem pengelolaan, kesiapan operasional, serta sumber daya manusia yang mampu menjalankan kegiatan bisnisnya.

Pemerintah merencanakan pencairan gaji pertama bagi manajer Kopdes Merah Putih paling lambat pada 1 November 2026. Besaran gaji yang dianggarkan berada dalam rentang Rp6,8 juta hingga Rp9,3 juta. Nilai yang diterima masing-masing manajer dapat bergantung pada ketentuan penetapan gaji yang berlaku.

Rencana pembayaran tersebut menjadi perhatian karena operasional Kopdes Merah Putih di sejumlah lokasi masih berada dalam tahap persiapan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai dasar pembayaran gaji ketika gerai belum sepenuhnya melayani masyarakat. Penjelasan Kemenkop menegaskan bahwa pekerjaan manajer tidak terbatas pada aktivitas transaksi, melainkan juga mencakup persiapan yang diperlukan untuk menjalankan koperasi.

Dalam pengembangan koperasi, tahap persiapan operasional merupakan bagian yang menentukan kesiapan unit usaha. Sebelum melayani pelanggan, koperasi perlu memastikan berbagai kebutuhan pendukung telah tersedia dan dapat digunakan. Karena itu, aktivitas manajer selama masa persiapan perlu dilihat berdasarkan tugas dan tanggung jawab yang dijalankan, bukan semata-mata dari ada atau tidaknya transaksi di gerai.

Meski demikian, efektivitas penggunaan anggaran tetap menjadi hal penting untuk diperhatikan. Pembayaran gaji perlu disertai pelaksanaan tugas yang jelas, target kerja yang terukur, serta evaluasi berkala terhadap kemajuan persiapan operasional. Dengan begitu, anggaran yang dialokasikan untuk tenaga pengelola dapat mendukung tujuan pembentukan koperasi.

Kopdes Merah Putih sendiri dirancang untuk memperkuat kegiatan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan melalui pengelolaan usaha koperasi. Keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh pembangunan gerai, tetapi juga oleh kemampuan pengelola menyiapkan kegiatan usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Kesiapan gerai, ketersediaan barang atau layanan, tata kelola, serta kemampuan manajer menjalankan operasional akan menjadi bagian penting dalam menentukan apakah koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan. Karena itu, masa persiapan perlu dimanfaatkan untuk memastikan seluruh unsur tersebut siap sebelum layanan dibuka secara penuh.

Dengan rencana pencairan gaji pertama paling lambat 1 November 2026, perhatian berikutnya tertuju pada realisasi pembayaran dan perkembangan operasional masing-masing koperasi. Kejelasan mengenai tugas manajer, standar kinerja, serta target pembukaan gerai akan membantu masyarakat memahami penggunaan anggaran sekaligus menilai kemajuan program Kopdes Merah Putih.